Cara Tepat Budidaya Jamur Tiram Dengan Hasil Melimpah (Pemula)

Budidaya jamur tiram – Berbisnis adalah pekerjaan yang bisa di bilang gampang-gampang susah. Gampang ketika bisnis yang kita bina benar-benar mempunyai potensi yang bisa di bilang mudah di kerjakan namun hasil melimpah. Susah ketika bisnis yang kita bina mengalami kendala yang membuat terhambatnya produktivitas suatu bisnis tersebut.

Pada postingan sebelumnya saya telah membuat artikel tentang budidaya tanaman hidroponik. Namun kali ini saya akan membahas cara budidaya jamur tiram untuk para pemula agar mahir.

Namun sebelum membahas itu saya akan terangkan terlebih dahulu tentang jamur tiram.

Tumbuhan jamur sangat cocok hidup di daerah tropis yang memiliki suhu tidak terlalu panas. Dan tanaman ini di tanam menggunakan media dengan serbuk dari kayu. Jadi budidaya jamur tiram tidak perlu menggunakan tanah

Pengertian jamur tiram

Jamur tiram merupakan keluarga jamur dari kelompok Basidiomycota yang memiliki nama latin Pleurotus ostreatus. Jamur tiram termasuk kedalam kelas Homobasidoiomycetes di karenakan jamur tiram memiliki tubuh berwarna putih dan bentuknya menyerupai tiram.

jamur ini mempunyai kerabat dengan sebutan King Oytster Mushro yaitu nama lain dari jamur Pleulrotus eryngi.

Siklus hidup jamur tiram

fase pertumbuhan jamur tiram

fase pertumbuhan

Jamur tiram memiliki dua siklus perkembangbiakan yaitu dengan seksual dan anseksual.

Seksual yaitu perkembangbiakan jamur dengan bertemunya jenis kelamin jantan dan betina. Jantan yaitu berbentuk hifa sedangkan betina berbentuk zigot. Setelah pertemuan dua kelamin maka akan tumbuh menjadi primodia dewasa.

Basidiospora jamur tiram berada di kantung basidium yang merupakan spora seksual.

Syarat budidaya jamur tiram terbagi menjadi 4 yaitu :

  • Suhu, tumbuhan jamur dapat hidup pada suhu 10-20°C. Di indonesia bisa termasuk tempat yang bagus untuk membudidayakan jamur tiram iklim yang tropis dapat mempengaruhi tumbuhan jamur.
  • Kelembaban, tanaman jamur tiram akan hidup pada kelembaban 80-90% tidak bisa terlalu rendah dan terlalu tinggi. Makanya jika anda ingin membudidayakanya harus benar-benar memperhatikan kelembaban tempatnya.
  • Cahaya yang mencukupi, pada umumnya cahaya sangat di perlukan oleh semua tumbuhan untuk melakukan proses fotosintesis. Begitu juga dengan jamur jamur membutuhkan penyinaran matahari namun tidak secara langsung.
  • Karbon dioksida (CO2), karbon di oksida sangat berperan sekali dalam budidaya jamur tiram. Karbon di oksida yang di butuhkan tidak melebihi 1000 ppm.

Media tanam dan suhu

Jamur tiram memiliki pertumbuhan yang tergantung pada tempat penanamanya. Lahan yang baik untuk di gunakan dalam penanaman adalah jerami yang di haluskan atau bisa juga dengan serbuk kayu. Namun jerami yang harus di pakai adalah jerami yang memiliki jenis yang keras.

Jerami yang di gunakan harus dalam keadaan benar-benar bersih dan kering namun masih mengandung kadar air. Tidak di tumbuhi jamur lain dan tidak berbau busuk, hal ini di sebabkan karena jamur tiram tergantung dari media tanamnya.

Sedangkan untuk suhu sendiri tumbuhan jamur memerlukan dua fase urutan suhu yaitu :

  • Fase inkubasi, fase ini suhu yang di perlukan adalah 20-30 dengan kelembaban ruangan antara 60 – 70% .
  • Fase pembentukan tubuh buah, pada fase ini jamur tiram memerlukan suhu udara 15 – 22 oC. Dengan tujuan agar tubuh jamur yang di hasilkan akan bagus.

Sementara itu media yang di gunakan juga harus mempunyai pH yang seimbang. Ph yang di butuhkan oleh jamur bila di ukur denga kapur (calsium carbonat) adalah sekitar 6-7.

Apa bila pH terlalu rendah maka akan menghambat pertumbuhan jamur bahkan bisa jadi akan mati. Dan pH terlalu tinggi akan membuuat pertumbuhan jamur akan mati.

budidaya jamur tiram

pixels.com

Cara Budidaya Jamur Tiram

Hal yang harus di perhatikan sebelum kita melakukan budidaya kita harus memahami apa yang di perlukan untuk budidaya jamur tiram nanti.

Ada bebrapa tahap urutan yang harus kita kerjakan yaitu :

Membuat kumbung

kumbung rak baglog

alamtani.com

Kumbung adalah tempat yang akan di jadikan untuk menyimpan baglog. Kumbung biasanya terbuat dari bambu yang di susun dan di rangkai membentuk suatu tempat penyimpanan baglog.

Atap yang di gunakan dalam membuat kumbung biasanya dari genteng maupun asbes. Namun lebih di sarankan memakai genteng.

Pembuatan kumbung, banyak para pembudidaya jamur tiram membuat kumbung pada suatu tempat berbentuk seperti rumah. Sebut saja lah rumah dari bambu. Bentuk kumbung menyerupai kandang.

Tujuan membuat rumah untuk kumbung adalah untuk memenuhi fase yang telah saya jelaskan di atas. Sebagai pengatur suhu, udaara, kelembaban dan pH.

Jika anda sudah membuat kumbung hal yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah :

  • Bersihkan terlebih dahulu kumbung sebelum memasukan baglog kedalamnya.
  • Lakukan penyemprotan selama 2-3 hari sebelum baglog di masukan
  • Bila di rasa sudah tidak berbau obat semprot barulah baglog di masukan

Membuat dan menyiapkan Baglog

baglog jamur tiram

nuansatani.com

Baglog merupakan tempat menanam jamur tiram, baglog di gunakan sebagai media tanam karena sangat bagus untuk pertumbuhan semua jenis jamur.

Bentuk dari baglog sendiri silinder dan di balut plastik yang pada ujung plastik tersebut di ikat namun memiliki lubang di bagian tengahnya.

Jika anda tidak mau repot-repot membuat baglog sebenarnya banyak orang yang menjual baglog dengan harga sekitar Rp. 2000-3000 tergantung penjualnya sendiri.

Adapun jika anda ingin membuatnya sendiri sebenarnya sangat mudah sekali. Namun anda harus menyiapkan alat dan bahan yang di butuhkan untuk membuat baglog.

Cara membuat baglog yaitu :

Alat dan bahan

  • Ember
  • Sekop
  • Bekatul (Sebagai nutrisi pada tanaman jamur tiram)
  • Serbuk geregaji
  • Kapur
  • Air

#Note : serbuk yang di gunakan harus bersih atau di ayak terlebih dahulu.

Jika bahan-bahan diatas sudah di siapkan maka langkah selanjutnya adalah membuatnya. Yuk simak caranya agar anda tahu dan bisa membuatnya sendiri.

  • Ambil ember yang telah kita siapkan tadi
  • Masukan serbuk geregaji kedalam ember
  • Masukan juga bekatul kedalam ember
  • Kemudian masukan kapur ke dalam ember
  • Aduk hingga merata
  • Masukan sedikit air dan kemudian aduk sampai airnya merata
  • Jika sudah maka simpanlah selama satu hari

#Note : ember harus di tutup

Merawat baglog yang sudah jadi

perawatan baglog

jatayutm.com

Setelah membuat baglog langkah selanjutnya adalah kita harus merawat baglog tersebut agar selalu bersih dan dapat di tumbuhi jamur.

Cara penyusunan baglog bisa kita tempatkan dalam dua cara yaitu :

  • Vertikal, yaitu memposisikan lubang yang ada pada baglog mengarah ke atas
  • Horizontal, yaitu dengan memposisikan lubang baglong mengarah ke arah samping

Sebelum meletakan blaglog ke kumbung di haruskan terlebih dahulu kita buka ujung baglog dan biarkan selama beberapa hari. Hal ini di berfungsi agar campuran bahan baglog bereaksi.

Sistem pengairan budidaya jamur tiram yang di gunakan di  sarankan menggunakan sprai saat hendak menyiram. Hal ini di lakukan karena agar hasil yang di peroleh maksimal. Dan jamur yang akan tumbuh mempunyai kualitas yang baik.

Menjaga baglog dari hama yang mengganggu

budidaya jamur tiram perawatan baglog

myimage.id

Bukan hanya padi saja yang rentan dengan hama, budidaya jamur tiram pun sangat sensitif dengan hama. Baik itu dari faktor luar maupun dari faktor dalam.

  • Faktor luar yaitu bisa berasal dari lingkungan luar, seperti udara yang kotor, virus atau pun binatang seperti tikus.
  • Faktor dalam yaitu faktor yang berasal dari dalam tubuh jamur sendiri. Hal in di sebabkan bisa karena air yang kita gunakan untuk menyiram tidak bersih.

Kegiatan harian yang kita jalankan adalah mengecek kondisi baglog, apa saja yang harus kita cek?

Kita harus memperhatikan suhu, kelembaban, serta pencahayaan ruangan kumbung.

Panen hasil budidaya jamur tiram

panen jamur tiram

pemanenan

Biasabnya jamur tiram dapat di panen pada  usia 2-3 minggu, namun tidak sesuai jadwal. Artinya waktu yang di perlukan unrtuk pemanenan tidak menentu. Perlu di perhatikan saat pemanenan jamur tiram di harapkan untuk secepat mungkin dalam proses pengambilannya.

Hal ini bertujaun agar jamur yang kita panen tidak berubah warna dan pecah.

Jika proses perawatan yg kita lakukan benar maka hasil yang di hasilkan pun akan maksimal. Kita bisa panen sebanyak 6-8 kali dalam satu baglog. Berat jamur yang di hasilkan biasanya 0,8 kg.

Dengan jumlah segitu sudah cukup bagus untuk di panen. Apalagi bagi pemula yang baru saja mempraktekan cara ini akan merasa gembira sekali

Pada umumnya umur 2 minggu pun jamur tiram bisa di panen. Atau bisa dibilang ketika jamur sudah tumbuh maka kita bisa untuk memanennya.

 

Kesimpulan Metode budidaya jamur tiram

Pembuatan Baglog Jamur Tiram

google image

Dari pembahasan yang saya tuliskan di atas bahwa metode budi daya jamur tiram yang saya gunakan adalah metode yang paling mudah di praktekan.

Budidaya jamur tiram menggunakan media jerami memiliki urutan di bawah ini.

Pembuatan buglog dari jerami di lakukan dengan memotong jerami menjadi bagian kecil-kecil. Setelah di potong maka langkah berikutnya adalah merendam jerami selama semalam penuh. Lalu angkat jerami dan tiriskan, setelah itu barulah pencampuran jerami dengan dedak dan bahan laninya di lakukan.

Aduk lah semua campuran hingga merata dan kemudian ambil plastik untuk di isikan buglog yang sudah jadi. Setelah di isi ikatlah ujung plastik dengan lubang di tengahnya, lubang bisa kita buat dengan paralon. Setelah itu dui ikat menggunakan karet dan lubang di tutup dengan kertas.

 

 

Leave a Reply