Kisah Pengembala Kambing (pengalaman)

Kisah Pengembala kambing

Kisah pengembala kambing, kisah ini berlangsung ketika saya menduduki sekolah SD kelas 2

Kambing adalah hewan salah satu hewan yang tergolong jenis mamalia. Kambing juga merupakan hewan yang sudah ada pada zaman dahulu kala. Kambing termasuk hewan mamalia rumanisia yang memiliki sistem pencernaan yang unik.

Dalam pencernaanya kambing mengalami empat fase pencernaan. Yang dimana pencernaan pertama terjadi di dalam mulutnya yang kemudian masuk ke rumen di lanjutkan ke retikulum, omasum dan abomasum.

Mengenai pengalaman mengembala kambing, saya akan ceritakan setelah saya menjelaskan tentang kambing terlebih dahulu.
Kambing hewan yang mempunyai mempunyai banyak manfaat. Selain bisa di manfaatkan dagingnya kambing juga mempunyai kulit yang bisa di manfaatkan untuk membuat jaket misalnya.

Hampir semua bagian tubuh kambing bisa di manfaatkan, Bahkan kotoran kambing pun dapat di gunakan sebagai pupuk tanaman. Dalam perkembang biakanya kambing biasanya mengalami masa kehamilan selama 150 hari.

Kambing dapat berkembang biak sangat pesat sekali, dalam satu kali melahirkan kambing bisa melahirkan 2-4 ekor anak kambing.
Kambing juga mempunyai masa hidup yang relatif paling lama antara 14 – 18 tahun atau bahkan bisa lebih.

Oke gan langsung saja ke inti bahasan kita mengenai pengalaman mengembala kambing, tapi jika agan ingin mengetahui lebih dalam tentang kambing baca disini.

Mengembala kambing.

 

Kegiatan rutinitas selain sekolah dan bermain saya juga mempunyai kebiasaan mengembala kambing setelah pulang sekolah. Tulisan ini di buat sengaja saya ceritakan pengalaman pribadi saya untuk memenuhi tugas awal dalam belajar.

Mengembala kambing adalah salah satu tugas saya untuk mencari uang jajan. Ya maklumlah karena orang tua tidak punya uang untuk saya minta. Saya biasa mengembalakan kambing saudara yang rumahnya lumayan jauh dari rumah saya.

Biasanya saya mengembala di jalan-jaalan pesawahan, selain banyak rumput liar yang tumbuh. Biasanya sembari menunggu kambing saya bermain tanah liat untuk di bentuk menjadi mainan.

Tidak hanya sendiri biasanya saya mengembala di temani oleh teman saya yang mempunyai kambing tersebut. kambingnya tidak banyak sih hanya saja cukup lumayan sulit untuk mengembalanya.

Ketika tidak di perhatikan, kambing biasanya sering memakan padi di sawah orang. Yang akhirnya saya di marahin oleh sang pemiliknya. Ya maklumlah namanya juga kambing gan.

Ketika kambing sudah kenyang biasanya saya giring mendekati jalan pulang agar tidak susah saat memasukan ke kandang. Biasanya kambing akan di kandang pada sore hari sekitar jam lima sore.

Bermain layangan

Bermain layangan sudah menjadi darah daging saya masa itu, permainannya yang seru membuat saya jarang ada di rumah seharian. Layangan adalah sebuah mainan yang terbuat dari kerangka bambu dan kertas maupun plastik. Layangan sangat banyak di gemari baik dari kalangan anak-anak maupun orang dewasa.

Biasanya saya bermain layangan ketika mengembala kambing, sembari menunggu kambing yang sedang makan saya bermain layangan. Bahkan terkadang saya meninnggalkan kambing hanya untuk bermain layangan.

Permainanya yang asyik membuat saya lalai akan tugas mengembala. Di tambah lagi saat ada layangan putus akibat serengan, saya langsung lari mengejarnya. Untuk mendapatkan layangan yang putus tidak semudah saat kita membeli baru. Banyak anak-anak yang ikut mengejar untuk merebutkan layangan tersebut.

Sampai-sampai tanaman padi di sawah terinjak-injak, saya pun sering di marahi pemilik sawah bahkan dengan nada tinggi sang pemilik sawah memperlihatkan golok panjang. Kalau sudah begini biasanya saya keluarkan jurus andalan yaitu lari sekencang-kencangnya hahaha…

Makan Bareng Kambing

 

Rasa penat sesekali datang, rasa lapar yang terasa di dalam perut seakan membuat saya pulang. Namun sering kali saya membawa bekal makanan dari rumah. Dan tidak lupa pula membawa sebotol air minum itu wajib bagi saya.

Cuaca yang panas membuat tenggorokan saya seakan ingin minum terus. Makan bareng kambing biasanya saya makan ketika semua kambing sudah menemukan makanannya. Saat kambing sudah diam di tempatnya barulah saya ikut makan juga. Jika kambing belum menemukan makanaannya biasaya saya mencari rumput terlebuh dulu.

Dan kemudian menggiring kambing tersebut ke tempat yang saya temukan banyak rumputnya. Setelah itu baru saya duduk sejenak dan membasuh tangan untuk makan.

Mandi Bareng Kambing

Satu minggu sekali biasanya para kambing ini di mandikan majikannya. Namun tidak mau ketinggalan saya juga ikut memandikannya.
Biasanya kambing di mandikan di sungai ketika sedang pasang, mengingat banyaknya air yang di butuhkan. Air sungai adalah menjadi solusi kami untuk memandikan kambing-kambing tersebut.

Tidak sedikit kambing yang memberontak untuk di mandikan, mereka melawan dan mencoba kabur agar tidak di mandikan. Ntah karena kambing takut air atau ntah kenapa.

Di sela-sela memandikan kambing saya dan teman pun ikut maandi di sungai juga sembari menggosok badan kambing. setelah semua kambing dimandikan kini saatnya saya mandi juga. mandi di kali itu menyenangkan, apalagi masa kecil dulu masih tidaak mengenal malu.

Membersihkan kandang

Sudah rutinitas mingguan untuk memandikan kambing dan membersihkan kandangnya. Selain untuk menjaga kebersihan kandang. Kegiatan ini akan membuat kambing akan selalu sehat dan terbebas dari penyakit. Kandang kambing yang terbuat dari kayu yang di rancang membentuk rumah, membersihkannya pun sedikit susah. apalagi membersihkan sela-sela kandang yang terdapat kotoran. sebagai pengembala kambing saya harus bisa membersihkannya.

Unting saja teman sayya membantu saya membersihkannya.  sedikit demi sedikit kandang saya siram dengan air sekaligus menyapunya dengan sapu lidi. banyak kotoran yang menempel pada kandang kambing.

Setelah semua selesai kini saatnya saya bermain, mainan yang saya mainkan adalah permainan tradisionalbersama teman teman. permainan ini biasanya kami mainkan bersama setelah semua pekerjaan kami selesai.

Dikasih Uang Jajan Oleh Majikan

Mungkin banyak di antara kalian yang beruntung berasal dari keluarga kaya raya. Nah bagi kalian yang merasa seperti itu kalian harus banyak bersyukur. karena di luar sana masih banyak yang hidupnya kekurangan.

Ini moment yang saya tunggu dan saya nantikan setelah selesai mengembala, Saatnya menerima uang jajan.

Setelah membersihkan kandang selesai dan tugas lain pun sudah selesai, Biasanya saya dikasih uang jajan. tidak banyak sih, namun itu sangat berarti bagi saya. terkadang saya di kasih uang sebesar seribu rupiah atau paling banyak dua ribu rupiah.

Yah namanya juga jaman dulu gan uang lima ratus juga sudah banyak menurut saya. apa lagi di kasih seribu rasanya sangat senang sekali.

Membeli Mainan

Uang yang saya dapatkan tidak semuanya saya belanjakan, separuhnya saya tabungkan di celengan untuk membeli mainan biasanya. Tidak ada rasa menyesal karena uang sudah habis, yang ada di pikiran saya adalah sebuah kesenangan. Tapi mainan yang saya beli itu hanya sekedar membeli saja, ibarat kata abis manis sepah di buang. baru beli mainan langsung saya telantarkan. ya maklum lah namanya juga anak-anak gan.

Oke mungkin sekian dulu ya gan mengenai kisah pengembala kambing….

Leave a Comment