Pengertian Ekosistem, Macam Macam Beserta Contohnya Lengkap!

Pengertian Ekosistem – Dalam kehidupan dibumi semua makhluk hidup pasti saling berhubungan. Namun dalam hubungan tersebut belum tentu mengandung timbal balik yang seimbang. Dalam kenyataanya Ekosistem yang ada di bumi sudah mengalami kerusakan akibat dari ulah tangan yang tidak bertanggung jawab. Sebuah ekosistem akan berkembang baik bila mana didalamnya terdapat hubungan timbal balik yang baik.

Dengan adanya ekosistem yang baik maka semua makhluk hidup akan mendapatkan haknya masing-masing. Dijaman yang sekarang ini sudah banyak sekali kasus pencemaran lingkungan yang sudah meraja lela. salah satunya adalah pencemarai air, pencemaran tanah dan udara.

Oleh karena itu kita sebagai makhluk hidup yang membutuhkan manfaat dari ekosistem lain harus menjaga ekosistem yang ada pada alam sekitar. adapun untuk lebih jelasnya mengenai ekosistem yuk baca sampai selesai agar anda menjadi tahu mengenai apa itu ekosistem.

ekosistem

sumber : ngerangkum.com

Pengertian Ekosistem

Ekosistem adalah suatu sistem interaksi yang terbentuk dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa diartikan juga sebagai suatu tatanan suatu kesatuan secara utuh dan menyeluruh yang saling memengaruhi suatu lingkungan.

Terciptanya ekosistem karena adanya gabungan yang berasal dari setiap biosistem yang saling berinteraksi secara timbal balik antara makhluk hidup atau organisme dengan lingkungan fisik. Sehingga akan terciptanya suatu rantai atau siklus yang runtut pada suatu struktur biotik.

Suatu organisme dapat berkembang secara bersamaan dengan keadaan suatu lingkungan yang menjadi tempat hidupnya. Dan juga suatu organisme sangat berpengaruh sekali pada lingkungan fisik untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Menurut teori Hipotesis Gaia, ekosistem dapat diartikan suatu mikroorganisme yang menghasilkan sistem kontrol yang bersifat menjaga sistem kehidupan di bumi. Hal tersebut dapat diketahui dengan adanya perbedaan planet bumi dengan planet-plane lain. Contohnya bumi memiliki sistem pertahanan dari benda luar angkasa karena bumi memiliki atmosfer.

Penyebaran merata suatu spesie didalam suatu ekosistem sangat ditentukan dengan ketersediaan sumberdaya dan faktor kimiawi serta fisis. Dari ketiga faktor tersebut harus berada dalam kisaran jumlah yang cukup dalam memenuhi kebutuhan spesies tersebut.

Contohnya panda dapat hidup pada toleransi yang luas akan tetapi panda bisa hidup dimana saja yang terpenting dalam ekosistem tersebut memiliki tanaman bambu yang menjadi sumber makanannya.

Jadi apa yang dimaksud dengan ekosistem?.

Dari Pengertian ekosistem diatas dapat diartikan sebagai suatu jaringan yang tercipta berdasarkan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Dan dalam sebuah sistem tersebut tersusun dari dua buah komponen yang saling berhubungan.

Apa saja komponen pembentuk atau terbentuknya suatu ekosistem?. Nah pada bagian ini akan di bahas dibawah.

Komponen penyusun ekosistem

Pennyusun ekosistem

santrijawa.com

komponen ekosistem merupakan suatu organisme yang saling berghubungan satu sama lain. Artinya organisme tersebut saling membutuhkan dan menjalin hubungan timbal balik satu sama lain.

Apa saja komponen pembentuk ekosistem?

Berikut beberapa penyusun ekosistem :

Abiotik

Abiotik adalah sesuatu yang tidak hidup. Adapun dalam kasus ini abiotik yaitu komponen fisik dan kimia yang menjadi substrat bagi tempat berlangsungnya kehidupan makhlik hidup. Adapun komponen abiotik tersusun dari ruang dan waktu.

komponen abiotik ini biasanya dapat berupa senyawa organik maupun senyawa anorganik.

Adapun faktor yang sangat mempengaruhi penyaluran suatu organisme ialah :

  1. Suhu, suatu proses biologi sangat dipengaruhi sekali dengan suhu. Sebagai contoh hewan unggas membutuhkan suhu yang diperlukan untuk menjaga temperatur tubuhnya.
  2. Cahaya matahari, contohnya cahaya sangat berpengaruh pada proses fotosintesis tumbuhan. Ketika suatu daun tidak tersinari oleh matahari maka tidak akan bisa melakukan fotosintesis (pengolahan makanan pada tumbuhan).
  3. Air, kebutuhan hidup yang pertama adalah air, dengan adanya air maka suatu organisme akan tumbuh dengan baik. Misalnya suatu organisme yang hipup di gurun maka dalam hidupnya akan bergantung pada ketersediaan air yang ada di gurun tersebut.
  4. Tanah, mmpunyai sususnan seperti pH, struktur dan mineral. Penyebaran suatu organisme tergantung berdasarkan kandungan sumber makanan yang ada didalam tanah.
  5. Iklim, adalah suatu cuaca yang berada pada suatu wilayah. Iklim di bagi menjadi dua yaitu :
  • Iklim makro, iklim dalam cakupan luas seperti iklim global, dan iklim lokal.
  • Iklim mikro, yaitu iklim yang hanya mencakup pada wilayah tertentu saja. Misalnya iklim yang terjadi pada suatu daerah yang menjadi tempat hidup organisme tertentu.
  1. Garam, kesentreasi kandungan garam pada air sangat berpengaruh sekali dalam kesetimbangan organisme secara osmosis.

Biotik

Biotik adalah sesuatu yang hidup. Sedangkan komponen biotik adalah organisme yang menyusun suatu ekosistem yang bersal dari organisme yang hidup. Atau dalam kata lain komponen biotik ini merupakan kebalikan dari komponen abiotik.

Dalam komponen biotik makhluk hidup dibedakan menjadi dua berdasarkan peran dan fungsinya, yaitu:

Konsumen (Heterotrof)

Heterotrof adalah suatu organisme yang memanfaatkan bahan organik pada organisme lain untuk dijadikan makanannya. Adapun organisme yang termasuk heterotrof ialah hewan, mikroba, jamur serta manusia. Dari komponen heterotrof ini bisa di sebut juga dengan konsumen fagotrof (mikro), karena mengkonsumsi makanan yang berukuran kecil.

Dekomposer (Pengurai)

Dekomposer adalah suatu organisme yang menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme lain yang sudah mati. Sebutan lain dari dekomposer adalah konsumen saportof (makro), karena makanan yang di konsumsi berukuran lebih besar.

Adapun yang tergolong dekomposer yaitu jamur dan bakteri serta hewan pengurai lain yang memakan sisa bahan organik.

Detritivor yaitu hewan pengurai yang memakan sisa dari bahan organik seperti rayap kayu. Adapun dekomposisi dibagi menjadi tiga tipe yang saling berhubungan yaitu :

  • Aerobik, yaitu pengurai yang memanfaatkan oksigen sebagai penerima oksidan atau elektron.
  • Anaerobik, yaitu pengurai yang memanfaatkan bahan organik sebagai penerima oksidan atau elektron, sedangkan oksigen tidak termasuk didalamnya.
  • Fermentasi, yaitu merupakan pengurai anaerobik tetapi oksidasi dari bahan organik juga berperan sebagai penerima elektron. Tipe ini memiliki bebtuk interaksi pada suatu kesatuan ekosistem secara teratur.

Seperti contoh ekosistem pada aquarium terdapat tiga komponen  yaitu heterotrof yang merupakan ikan, komponen autotrof yaitu tumbuhan airnya, komponen pengurai yaitu plankton.

Sedangkan yang menjadi komponen abiotiknnya ialah batu, pasir, oksigen, dan air yang ada pada aquarium tersebut.

Komponen biotik dan abiotik

Adapun hubungan antara komponen biotik dan abiotik ini tercipta karena adanya beberapa siklus wajib yang mempunyai sifat ketergantungan, yang meliputi

  • Siklus air
  • Siklus karbon
  • Siklus sulfur
  • Siklus nitrogen

Adapun fungsi siklus ini yaitu untuk menghindari bentuk materi yang menumpuk pada tempat tertentu. Dalam kasus ini manusia lah yang menjadi faktor utama yang membuat pencemaran lingkungan. Akibat pencemaran air yang dulunya siklik sekarang menjadi nonsiklik.

Macam macam ekosistem

Dari pembahasan di atas pada umumnya ekosistem terbagi menjadi kedalam tiga macam yaitu, ekosistem darat, ekosistem air, dan ekosistem buatan.

Ekosistem darat (terestrial)

Ekosistem Darat

sumber : matadunia.id

Pada ekosistem darat, sebuah ekosistem sangat tergantung dengan temperatur dan curah hujan pada wilayah tersebut. Akibatnya suatu iklim yang menjadi patokan dan dapat mengontrol ekosistem darat ini.

Iklim sangat perlu sekali dalam menentukan keadaan ekosistem terestrial yang terdapat pada suatu tempat. Adapun pola ekosistem terestrial ini dapat berubah dengan adanya beberapa gangguan seperti kebakaran, adanya petir, maupun ulah tangan manusia.

Contoh ekosistem darat

Ekosistem darat merupakan suatu ekosistem yang berada apda suatu daratan dan hidup didalamnya.

Seperti contoh :

  • Padang rumput
gambar padang rumput

sumber : eph219.com

Padang rumput merupakan suatu daerah yang terbentang antara wilayah tropis menuju wilayah subtropis. Adapun ciri-ciri padang rumput ialah memiliki curah hujan antara 25-30 cm saja pertahun. Hujan yang turun tidak teratur waktunya, memiliki peresapan air yang tinggi serta aliran air yang deras.

Adapun makhluk hidup yang menghuni padang rumput ialah rumput, singa, zebra, gajah, jerapah, dan lain-lain.

  • Hutan hujan tropis
gambar hutan hujan tropis

sumber : medium.com

Hutan hujan tropis terletak pada wilayah yang memiliki suhu tropis maupun subtropis. Adapun untuk ciri-ciri hutan hujan tropis adalah spesies pepohonan relatif sangat banyak. Memiliki tinggi pohon yang panjang.

Didalam hutan hujan tropis biasanya terdapat banyak sekali tumbuhan yang unik seperti anggrek, rotan. Juga banyak hewan yang biasa hidup di dalamnya seperti kera, burung, harimau dan lain-lain.

  • Sabana
Gambar Sabana

sumber : arisudev.wordpress.com

Sabana merupakan suatu wilayah yang memiliki curah hujan 40-60 inci saja dalam satu tahun. Namun suhu pada daerah tersebut masih tergantung dengan musim.

Hewan yang hidup di sabana ialah mamalia dan serangga. Mamalia seperti singa dan zebra.

  • Tundra
Gambar Tundra

sumber : infograph.venngage.com

Tundra ialah sebuah wiayah yang terletak pada belahan bumi utara yaitu kutub utara dan berada pada puncak gunung yang sangat tinggi. Adapun tumbuhan yang hidup di sana biasanya tumbuhan yang mampu beradaptasi pada suhu dingin seperti alang-alang, tumbuhan perdu dan lain-lain.

  • Taiga
Gambar Taiga

sumber : footage.framepool.com

Taiga adalah wilayah yang terletak pada belahan bumi utara yang memiliki suhu dingin yang rendah. Bentuk taiga pada umumnya adalah sebuah hutan yang di dalamnya banyak terdapat tumbuhan pinus dan sejenisnya.

Hewan yang banyak hidup di taiga adalah beruang hitam, burung imigrasi dan lain-lain.

Ekosistem air (Akuatik)

ekosistem air

sumber : pxhere.com

Ekosistem air adalah suatu ekosistem yang terdapat pada air dan hidup di dalamnya. Adapun contoh ekosistem air ialah meliputi :

  • Ekosistem air laut

Ekosistem air laut adalah ekosistem yang terdapat didalam laut yang mampu beradaptasi dengan kadar garam yang tinggi.

  • Ekosistem sungai

Sungai merupakan suatu aliran yang mengalirkan air ketempat tertentu. Sungai yang memiliki air bersih dan mengandung makanan akan membuat ekosistem yang ada didalam air akan bauk. Adapun hewan yang hidup di air sungai yaitu meliputi, ikan, kura-kura, biawak dan binatang lainya.

  • Ekosistem estuari

Estuari atau biasa disebut dengan muara ialah suatu tempat yang merupakan tempat bertemunya sungai dengan laut. Ekosistem ini merupakan ekosistem yang memiliki produktivitas yang sangat tinggi karena banyak mengandung nutrisi.

Biasanya dalam ekosistem ini banyak di tumbuhi oleh ganggang. Sedangkan dari hewannya terdapat kepiting dan ikan.

  • Ekosistem terumbu karang

Terumbu karang merupakan tempat hidupnya ikan-ikan kecil. Ekosistem terumbukarang terdiri dari susunan coral yang terdapat pada pinggir pantai. hewan yang hidup pada ekosistem ini bertahan hidup dengan memakan organisme dari sisa organik lain.

  • Ekosistem air tawar

Ekosistem air tawar adalah suatu organisme yang mampu hidup pada air tawar.

Adapun ciri-ciri ekosistem air tawar ialah :

  • Suhu yang tidak mencolok
  • Kurangnya presentasi cahaya
  • Di pengaruhi oleh cuaca dan iklim

Hampir semua organisme yang mampu hidup di air tawar baik dari ikan, hingga tumbuhan ganggang.

Ekosistem buatan

ekosistem buatan

sumber : infojendil.blogspot.com

Ekosistem buatan yaitu sebuah ekosistem baru yang di ciptakan oleh manusia dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ekosistem buatan tersebut sangat di pengaruhi oleh adanya peran dari organisme luar. Seperti manusia hewan dan tumbuhan yang hidup didalamnya.

Adapun contoh ekosistem buatan meliputi :

  • Sawah irigasi, yaitu sawah yang memerlukan air dengan cara irigasi
  • Perkebunan kelapa sawit
  • Bendungan
  • Hutan jati
  • Sawah tadah hujan
  • Ekosistem permukiman

Ciri-ciri ekosistem buatan meliputi :

  1. Tertata dengan rapih dan baik

Ekosistem buatan biasanya memiliki struktur yang tertata dengan baik, dan sengaja di ciptakan manusia untuk memperoleh keindahan dan manfaatnya.

Contoh :

  • Kebun jati
  • Kebun pisang
  • Kebun kelapa sawit

 

  1. Dekat dengan permukiman

Ekosistem buatan juga biasanya berada dekat dengan sebuah permukiman warga. Hal ini dikarenakan untuk dapat mengakses dan  mengelolanya.

Contoh :

  • Tambak ikan
  • Sawah
  • Pekarangan rumah
  • Kebun belakang rumah

 

  1. Dibuat dengan keperluan tertentu

Ekosistem buatan memang identik dengan diciptakan untuk memperoleh tujuan tertentu, seperti untuk memperoleh keindahan, memperoleh hasil, dan memperoleh manfaat.

Contoh :

  • Taman bunga
  • Aquarium
  • Empang ikan

kesimpulan

Sebagai kesimpulan bahwa ekosistem yang ada di bumi merupakan suatu hunbungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya, dan dibangun berdasarkan tiga unsur yang saling berhubungan yaitu, biotik dan abiotik.

Jika ada pertanyaan apa ilmu yang mempelajari ekosistemmaka jawabanya adalah ekologi.

Penutup

Sekian dari saya kurang lebihnya saya mohon maaf, bila mana anda tidak mengerti dengan salah satu keterangan yang saya tuliskan saya sangat senang sekali jika anda berkomentar dengan baik.

Leave a Reply