Pengertian Puisi | Jenis, Unsur Lengkap Dengan Contohnya

Pengertian Puisi – Kalian semua pasti tahu dong apa itu puisi, namun bagi kamu yang belum tahu tidak perlu khawatir karena pada kesempatan kali ini kita akan membahas puisi dengan detail. Tidak hanya detail saja dalam pembahasan ini menggunakan kata-kata yang mudah dipahami oleh kalian semua sehingga kamu mudah untuk memahaminya. Bicara puisi pastinya kamu pernah membuatnya bukan?, ya walaupun puisinya ngga jelas atau pun kamu pastinya sudah pernah bikin untuk pacar kamu pastinya.

Nah maka dari itu untuk membuat puisi dengan benar, simak baik-baik apa yang dijelaskan dalam artikel ini ya. Karena sangat disayangkan jika kamu membacanya tidak serius. Jika kamu sudah membaca artikel ini sampai akhir maka dipastikan kamu akan mengerti dan akan mempraktekan membuat puisi. Yuk simak dibawah ini ya.

Pengertian Puisi Lengkap Dengan Ciri-Ciri Puisi, Unsur Puisi, Dan Contoh Puisi

Pengertian Puisi
sumber : Sijai.com

Pada dasarnya pengertian puisi dibagi menjadi dua, yang pertama adalah pengertian puisi secara umum dan yang kedua pengertian puisi menurut para ahli. Namun saya akan membahas pengertian secara umum terlebih dahulu.

Pengertian Puisi Secara Umum

Puisi adalah salah satu karya sastra yang berbentuk prosa yang mana puisi berwujud tulisan yang memiliki irama, rima, ritma dan lirik yang terkandung didalamnya. Tidak hanya itu puisi juga dapat diartikan sebagai suatu ungkapan isi perasaan seseorang yang ditulis dengan bahasa yang memiliki banyak makna.

Puisi juga merupakan karya seni berwujud tulisan yang menggunakan keindahan bahasa (Estetika) sehingga mampu menciptakan bunyi nada, irama dan diksi.

Pengertian puisi menurut para ahli

  1. Thomas Carlye   : yaitu “puisi adalah suatu pengungkapan pikiran yang bersifat musikal”.
  2. Sumardi              : yaitu “ puisi adalah sebuah karya sastra yang menggunakan bahasa yang persingkat, dipadatkan, yang diberi irama dan menggunakan kata- kata imajinatif (kata kiasan).
  3. Pradopo              : yaitu “ puisi adalah interprestasi dan rekaman pengalaman manusia yang dirubah bentuk menjadi tulisan yang berkesan.
  4. Herbert Spencer : yaitu “ puisi adalah suatu ucapan dari gagasan yang memiliki sifat emosional dengan memiliki keindahan”.
  5. Herman Waluyo : yaitu “ puisi adalah suatu karya sastra tertulis yang dibuat pertama kali oleh manusia”.

Unsur Unsur Puisi

Unsur unsur puisi
sumber : 3.bp.blogspot.com

Pada dasarnya puisi terdiri dari dua unsur berdasarkan strukturnya yaitu terdiri dari struktur fisik dan struktur batin. Struktur fisik yaitu bentuk fisik puisi tersebut, artinya puisi tersebut menggunakan gaya bahasa yang bagaimana, tipografinya seperti apa. Sedangkan struktur batin ialah suatu kandungan yang ada pada puisi tersebut seperti temanya apa, menggunakan nada yang bagaimana dan amanat yang terkandung didalamnya apa.

Nah untuk lebih jelasnya berikut penjelasan mengenai dua struktur puisi tersebut.

  1. Struktur fisik puisi

dalam struktur fisik puisi terdapat enam poin yang ada didalamnya yaitu meliputi :

  • Tipografi

Tipografi adalah bentuk suatu puisi yang mempunyai aturan baris yang tidak selalu diawali dengan huruf besar dan dipenuhi dengan kata-kata.

  • Diksi

Diksi ialah pemilihan suatu kata yang digunakan oleh penyair dalam membuat sebuah puisi dengan memperhatikan pemilihan kata yang harus mengandung nada, irama dan gaya bahasa atau estetika.

  • Imaji

Imaji adalah sebuah imajinasi yang melibatkan unsur panca indra manusia yaitu berupa penglihatan, suara dan lainya. Imaji ini bertujuan agar pembaca mampu mengimajinasikan dan merasakan kandungan yang ada pada puisi tersebut dan merasakan apa yang dirasakan oleh penyair ketika menulis puisi tersebut.

  • Kata konkret

Kata konkret adalah kata yang bisa menimbulkan terjadinya sebuah imaji, karena pada dasarnya kata konkret bersifat imajinatif.

  • Gaya bahasa

Gaya bahasa adalah penggunaan bahasa yang digunakan untuk menulis sebuah puisi. Gaya bahasa ini bersifat majas, artinya mempunyai sifat yang seolah-olah menghidupkan dan menciptakan makna konotasi. Gaya bahasa menggunakan bahasa figuratif yakni dalam bentuk majas metafora, anafora, simile, dan majas yang lainya.

  • Irama

Irama adalah sebuah persamaan nada bunyi baik diawal, di tengah maupun di akhir.

  1. Struktur batin puisi

  • Tema : tema adalah unsur yang paling utama pada sebuah puisi, karena tema akan menentukan makna yang akan dihasilkan. Tanpa adanya sebuah tema yang jelas maka makna yang dihasilkan oleh puisi tersebut maka akan rancu dan tidah jelas.
  • Nada : Yaitu penggunaan nada ketika membacakan puisi tersebut, bisa dalam nada renda ataupun nada tinggi dan bisa bersifat ekspresi juga.
  • Amanat : Amanat adalah pesan yang terkandung dalam puisi, dalam arti lain amanat adalah sebuah makna yang terkandung pada sebuah puisi.

Jenis Jenis Puisi

puisi
sumber : seruni.id

Pada dasarnya jenis puisi terbagi menjadi dua, yakni puisi lama dan puisi baru. Berikut penjelasan lebih detailnya mengenai kedua puisi tersebut.

  1. Puisi lama

Pengertian puisi lama adalah suatu puisi yang masih terikat dalam nilai aturan sebagai berikut.

  • Jumlah kata yang terdapat dalam 1 baris
  • Jumlah baris yang terdapat dalam 1 bait
  • Terdapat rima (persajakan)
  • Banyaknya suku kata pada tiap baris
  • Mengandung irama
Ciri Ciri Puisi Lama
  • Penyampaian puisi langsung dari mulut ke mulut
  • Tidak diketahui siapa nama pengarangnya
  • Terikat dengan aturan-aturan puisi
Jenis-Jenis Puisi Lama
  1. Pantun

Pantun adalah sebuah puisi yang memiliki ciri menggunakan sajak a-b-a-b, yang terdiri dari 4 baris. Setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, yang dimana 2 baris awal merupakan sampingan dan 2 baris berikutnya sebagai isi pantun. Adapun isi pantun terdiri dari agama, nasihat, teka-teki, pantun anak, pantun jenaka.

Contoh pantun

“Baju tidur dipake kondangan

Uang saku boleh bertambah

Meski hidup banyak rintangan

Kita harus sabar dan tabah”

  1. Syair

Syair adalah puisi yang berisi cerita dan nasihat yang memiliki ciri dalam tiap bait terdapat 4 baris yang menggunakan sajak a-a-a-a. Dan dapat dilagukan

Contoh syair

“Bertingkahlah dengan cermat

Berucaplah dengan tepat

Berlombalah bertaubat

Berjalan lurus agar hidup selamat”

 

  1. Gurindam

Gurindam adalah puisi lama yang terdiri dari 2 bait dan setiap bait terdiri dari 2 baris yang menggunakan kalimat dan rima yang sama.

Contoh gurindam

“Ketika engkau sedang belajar

Hendaklah kau rajin dan sabar”

  1. Karmina

Karmina ialah sebuah pantun yang pendek yang terdiri dari 2 bait saja.

Contoh karmina

“Buah pepaya kulitnya luka

Biar jelek banyak yang suka”

  1. Talibun

Talibun adalah sebuah pantun genap yang mana jumlah setiap barisnya genap yang terdiri dari 6, 8, 10 baris ataupun lebih.

Contoh talibun

“Ketika mendung mulai menyapa

Rintik hujan mulai bersiap

Pelangi pun telah menyemburat

Jika hendak beroleh surga

Buat amal soleh padat merayap

Tinggalkan semua hal maksiat”

  1. Seloka

Seloka adalah jenis puisi melayu klasik yang berisi perumpamaan ataupun pepatah, sindiran bahkan ejekan.

Contoh Seloka

“Untuk apa punya belati
Jika tak pernah jua diasah
Untuk apa beranak istri
Jika tak pernah dikasih nafkah

Jika tak pernah jua diasah
Si belati pun akan menumpul
Jika tak pernah dikasih nafkah
Nanti dapur pun takkan mengepul

Si belati pun akan menumpul
Jadi tak bisa memotong lada
Nanti dapur pun takkan mengepul
Anak istri pun kosong perutnya”

  1. Mantra

Mantra adalah sebuah ucapan yang dipercaya memiliki kekuatan gaib.

Contoh mantra

 

  1. Puisi baru

Pengertian puisi baru adalah puisi bebas yang sudah tidak terkait lagi dengan aturan yang ada pada puisi lama.

Ciri-ciri puisi baru
  • Mempunyai bentuk yang simetris dan rapi
  • Memiliki sajak akhir yang teratur
  • Berpola sajak syair dan pantun
  • Pada umumnya puisi empat seuntaian
  • Pada setiap baris atasnya sebuah kesatuan sintaksis (gatra)
  • Pada setiap gatra memiliki dua kata yaitu antara 4-5 suku kata.
Jenis Jenis Puisi Baru
  1. Balada
  2. Himne
  3. Ode
  4. Satire
  5. Epigram
  6. Elegi
  7. Satrie
Jenis puisi baru berdasarkan bentuknya
  1. Terzina
  2. Distikon
  3. Kuint
  4. Sektet
  5. Oktaf
  6. Kuatrain
  7. Septime
  8. Soneta

 

Komentar

%d blogger menyukai ini: