Teknik Jitu Budidaya Tanaman Hidroponik Dan Cara Tanamnya

Teknik Budidaya Tanaman Hidroponik- Mungkin Anda yang baru mendengar tanaman hidroponik akan merasa penasaran untuk mengetahui jenis tanaman apakah itu.

Bentuknya seperti apa dan dari mana tanaman hidroponik berasal.

Maka dari itu beruntung Anda menemukan artikel ini karena dii sini saya akan kupas tuntas tentang materi tumbuhan ini.

Sebelum kita memasuki topik pembahasan ada baiknya anda harus mengetahui dahulu apa itu tanaman hidroponik. Namun, sebelum membahas itu saya akan membacakan apa saja materi yang akan saya paparkan di sini.

Agar Anda mengetahui terlebih dulu konsep yang saya terangkan di artikel ini

  1. Apa itu tanaman hidroponik
  2. Siapa saja yang bisa membudidayakannya
  3. Lalu kapan kita memulainya
  4. Dan dimana kita bisa membudidayakannya
  5. Mengapa kita harus membudidayakannya
  6. Bagaimana cara membudidayakannya

Okeh, langsung saaja kita bahas

Apa itu Hidroponik

 

Hidroponik adalah suatu kata yang sebenarnya berasal dari dua suku kata yang berasal dari bahasa yunani yaitu hidro yang berarti air dan ponos yang berarti daya.

Lebih jelasnya seperti ini hidroponik addalah suatu metode menanam tanaman/tumbuhan tanpa menggunakan bantuan tanah sebagai media tanamnya.

Artinya tanaman hidroponik adalah tanaman yang di tanam di atas permukaan air (Hanya menggunakan air saja) untuk di jadikan media tanam.

Lalu air yang seperti apa yang bisa kita manfaatkan untuk di gunakan sebagai media tanamnya. Yaitu tentunya semua air yang bersih yang di berikan nurtisi untuk kebutuhan tanaman.

Nah disinilah asal mula tanaman bisa di tanam di atas air yaitu dengan adanya nutrisi yang di butuhkan tanaman.

Apa itu Nutrisi?

pengertian nutrisi

ilustrasi nutrisi

Nutrisi adalah subtasi organik yang di butuhkan oleh suatu organisme yang berfungsi sebagai sistem pembangun tubuh, sistem pertumbuhan, dan sistem kesehatan.

Air yang di butuhkan saat kita menanam dengan cara hidroponik sangat lah sedikit jadi sangat efisien jika metode ini Anda terapkan dalam lingkungan yang krisis air misalnya.

Cara Membuat Nutrisi Tanaman Hidroponik

Sudah pada paham kan apa yang di maksud nutrisi, jika sudah lalu bagaimana cara agar kita bisa membuat nutrisi hidroponik sendiri.

Tentunya kita akan membutuhkan beberapa macam bahan dan langkah-langkah dalam membuatnya. Oleh karena itu mari simak bahan daan caranya di bawah.

Untuk bahan-bahanya Anda bisa membelinya di toko pertanian.

Bahan dan Alat yang di perlukan:

  • 10-15 gr pupuk KCL
  • 10-15 gr pupuk NPK
  • 4-5 gr pupuk Gandasil D
  • 3-4 gelas bekas air mineral
  • 10 liter air bersih dari sungai maupun sumur, jika menggunakan air PDAM maka endapkan terlebih dahulu selama 10-15 hari.
  • Alat untuk mengaduk (bisa menggunakan apa saja)
  • Timbangan

Cara pembuatanya

  • Yang pertama gelas plastik di isi air kurang lebih 100 ml
  • Kemudian campurkan ketiga pupuk tadi ke masing-masing gelas, aduk hingga larut.
  • Ambil ember yang telah di siapkan lalu masukan ketiga larutan tadi ke dalam ember dan campurkan.
  • Kemudian masukan air sungai yang telah kita ambil tadi.

Cara Membuat Nutrisi Tanaman Hidroponik Secara Alami

Bahan yang kita berlukan adalah:

  • ½ -1 karung dedak
  • 1 karung kotoran kambing
  • Jerami atau dedaunan sebanyak 2 karung
  • Bioaktivator (EM1, EM4 atau GP-1 sebanyak 50 ml).
  • Gula merah 100- 150 gr
  • Ember besar yang memiliki tutup
  • Selang berdiameter 0,5 jenis aerator transparan
  • Botol bekas air mineral 1L
  • Air

Cara membuatnya:

Yang pertama

  • Tutup ember di lubangi sebesar bulatan selang
  • Potong jerami hingga halus
  • Setelah halus campurkan jerami dengan dedak dan kotoran ayam
  • Potong-potong halus jerami, campurkan dengan kotoran kambing dan dedak.
  • Setelah di campur masukan kedalam ember
  • Tuangkan aair kedalam ember sebanyak 2 : 1
  • Aduk hingga rata

Yang kedua

  • Campurkan gula merah dengan bioaktivator ke dalam air sebanyak 4-5 liter air, kemudia aduk.
  • Masukan selang kedalam lubang tutup ember yang telah kita buat tadi
  • Isi botol sebanyak ¾ air
  • Dan sisi selang satunya di masukan ke dalam botol
  • Diamkan selama satu minggu
  • Setelah satu minggu saring larutan tersebut dengan menggunakan kain

Siapa Yang Bisa Membudidayakannya

Mungkin kebanyakan orang tidak mengerti tentang teknik cara menanam yang satu ini. Namun bagi yang belum mengerti sebenarnya dengan Anda membaca artikel ini Anda akan bisa jika langsung di praktekkan.

Semua orang bisaa mempelajari teknik cara budidaya tanaman hidroponik, sekalipun Anda adalah orang yang tidak sekolah atau bagaimaana.

Anda bisa  mempraktekan apa yang saya tulis di sini.

  • Semua kalangan baik yang pelajar hingga orang yang sudah tua pun akan bisa melakukannya.
  • Syarat yang perlu di perhatikan adalah :
  • Anda harus banyak membaca referensi, namun di artikel ini sudah cukup. Karena materi budidaya tanaman hidroponik sudah saya bahas semua disini.
  • Kemudian Anda mempraktekannya langsung di rumah atau pun di perkebunan Anda.
  • Jangan takut tidak berhasil, cara ini akan berhasil jika Anda yakin bbahwa Anda bisa.

Dimana Kita Bisa Membudidayakanya

Dengan jaman yang sekian lama sekian bertambah penduduk dan perumahan di mana-mana. Sehingga lahan untuk membudidayakan tanaman hidroponik adalah sangat tepat sekali.

Cara membudidayakan tanaman hidroponik yaitu bisa dimana saja bisa di pinggir teras rumah maupun di dalam bangunan kosong yang dapat tersinari matahari.

Dengan prinsip yang fleksibel tanaman hidroponik dapat tumbuh berdasarkan tempat yang kita buat tadi meskipun di pinggir teras maka tumbuhan akan tetap tumbuh.

Lebih bagusnya kita membuat suatu tempat yang di bangun untuk tempat budidayakannya.

Peluang bisnis tanaman hidroponik

Peluang bisnis tanaman hidropinik sangat lah menggiurkan apalagi hasil yang kita dapatkan ketika panen adalah dua kali lipat dari petani yang konvesional. Hanya memanfaatkan lahan yaang sedikit Anda mampu memulai bisnis ini yang sangat mudah di jalankan.

Dari sistem praakteknya buudidaya hidroponik adalah suatu usaha yang sangat mudah dan efisien. Dengan hasil yang bagus dan kualitas yang tinggi hasil pemasarannya pun akan meningkat tajam. Apalagi di jaman sekarang yang sedikitnya lahan pertanian.

Pada akhirnya petani konvensional akan berhenti dari bisnis tanamnya.

Pemasaran Tanaman Hidroponik

Dari sekian banyak pasar tradisional tentunya banyak sekali yang menjual sayuran dari hasil teknik tanam hidroponik.

Untuk Anda yang mau menjalankan bisnis ini jangan khawatir, daalam pemasaran tanaman ini akan turun. Malah sebaliknya Anda akaan di banjiri untung besar.

Cara Membudidayakannya

Cara membudidayakan tanaman hidroponik sangat lah mudah dari awal sudah saya jelaskan apa saja bahan yang di perlukan dalam menanam.

Kini saya akan membahas bagaimana cara membuat lahanya.

Tidak sesulit membuat lahan perkebunan yang memerlukan banyak tenaga dan kesabaran. Dengan teknik hidroponik ini Anda lebih mudah dan lebih cepat memuai hasil yang maksimal.

Cara membuat lahannya adalah sebagai berikut:

Alat dan bahan yang diperlukan

  • Paralon dan tutup paralon (ukuran besar)
  • Alat pemotong
  • Lem paralon

Cara membuatnya

  • Ukur panjang paralon sesuai llahan yang kita miliki
  • Berikan lubang pada paralon hingga membentuk seperti lubang seruling
  • Sambungkan paralon yang sudah di lubangi hingga menjadi bentuk yang Anda inginkan

Teknik Budidaya Tanaman Hidropinik Dan Cara Menanamnya

cabai hidroponik

sumber gambar : hidroponik.pro

Cabai Hidroponik

Cabai adalah anggota tumbuhan genus Capsicum, cabai bisa di kategorikan sebagai sayuran maupun bumbu.

Cara menanam secara hidroponiknya yang pertama adalah:

1. Memilih Bibit Cabai
biji cabai

sumber gambar : hidroponik.pro

Bagi Anda yang akan menanam cabai tentunya hal yang harus Anda lakukan adalah memilih bibit. Pemilihan bibit sangat penting sekali karena dengan Anda memilih bibit yang unggul kesuksesan menanam akan lebih tinggi di banding ke gagalannya.

Jika and aasal memilih bibit maka sangat di rugikan sekali karena belum tentu bibit yang kita beli adalah bibit yang berkualitas bagus.

Dan Anda harus memilih jenis cabai yang akan Anda tanam

2. Pembubitan Benih Cabai
bibit benih cabai

sumber gambar : hidroponik.pro

Setelah Anda memilih bibit dengan kualitas yang baik, kini saatnya Anda bergegas untuk melakukan pembibitan.

Pembibitan adalah pengaktifan benih yang akan di tanam hingga mengeluarkan tunas.

Dalam proses pembibitan biasanya memakan waktu yang cukup lama, namun dengan teknik yang saya praktekkan hanya membutuhkan waktu 2-3 hari saja.

Tunas yang di hasilkan pun cukup tinggi sekitar 6 cm an.

Cara pembibitannya sebagai berikut

Alat dan bahan

  • Siapkan gelas plastik bekas
  • Kapuk kapas/ pupuk kompos
  • Benih cabai
  • Air bersih

Cara penanamannya

  • Siapkan bibit yang akan kita tanam
  • Ambil gelas plastik bekas
  • Taruh kapas di dalam gelas
  • Tuangkan air bersih hingga membasahi kapas
  • Dan yang terakhir masukan bibit cabai

 

Pada umumnya bibit akan tumbuh paling lama antara 3 sampai 4 hari dan baru bisa Anda panen setelah 20 sampai 30 hari.

3. Penanaman Setelah Bibit Tumbuh
cabai hidroponik

sumber gambar : hidroponik.pro

Setelah proses pembibitan selesai kini saatnya Anda memulai penanaman.

Namun Anda harus berhati-hati ketika mencabut bibit dari tempatnya, salah-salah malah putus bibitnya.

4. Menjaga Nutrisi Cabai Hidroponik

Tanaman hidroponik adalah tanaman yang memiliki keterbatasan dalam hidup. Karena tanpa media tanah makanya nutrisi adalah hal yang harus di perhatikan ketika kita menanam tanaman hidroponik.

Jika kita tidak bisa memperhatikan asupan gizi tumbuhan maka bisa jadi tumbuhan cabai yang kita tanam akaan layu bahkan sampai mati.

Makanya nutrisi adalah hal yang terpenting setelah air pada tanaman hidroponik. Untuk nutrisinya Anda bisa menggunakan nutrisi yang di sediakan untuk berbagai macam tanaman.

Contohnya saja nutrisi A dan B yang banyak di jual di pasaran. Selain itu masih ada banyak lagi nutrisi yang bisa kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan tanaman hidroponik seperti cabai misalnya

Untuk cara membuat nutrisinya Anda bisa mencampurkan nutrisi A sebanyak 5 ml dengan nutrisi B sebanyak 5 ml atau dalam perbandingan 1:1.

Setelaah di campur maka keduanya di masukan kedalam 1 liter air bersih dan kemudian langsung di berikan kepada tanaman. Untuk tanaman cabai sendiri perlu di perhatikan Anda hanya bisa menggunakan nutrisi kurang lebih sebanyak 1260-1540 ppm saja.

Untuk tanaaman yang lain maka beda lagi takarannya. Artinya setiap jenis tanaman memiliki jumlah konsumsi nutrisi yang berbeda-beda.

5. Perawatan Dan Perhatian

Tidak hanya kita yang butuh di pelihara dan di perhatikan, cabai juga perlu kita perhatikan untuk masalah nutrisi dan kebersihan air yang kita berikan.

Untuk merawatnya Anda harus mengontrol pemberian nutrisi secara teratur.serta mencegah terjadinya penyakit pada tanaman cabai hidroponik

Di bawah ini adalah cara memperhatikannya:

6. Pengontrolan Air Dan Nutrisi

Dengan Anda mengontrol kebutuhan tanaman maka Anda harus memerhatikan terhadap berlangsungnya proses pertumbuhannya. Maka dari itu Anda harus menjaga kadar kelembaban tanah.

7. Pencegahan Dari Penyakit

Penyakit yang biasa di derita oleh tanaman hidroponik adalah kutu daun dan ulat daun dan lain-lain. Maka dari itu Anda harus sering-sering menyiramnya dengan peptisida.

Peptisida yang harus digunakan adalah peptisida yang berbahan organik. Agar tanaman cabai kita tumbuh dengan bagus maka sebaiknya kita memenuhu kebutuuhanya seperti menyemprot daun dengan pupuk daun.

8. Pemanenan Cabai
cabe hasil penanaman hidroponik

sumber gambar : pixels

Setelah proses yang telah Anda tempuh, hal yang terakhir adalah pemanenan cabai. Umumnya Anda akan memanen cabai pada usia selama 50-80 hari atau bahkan malah bisa lebih singkat.

Untuk cabai yang bagus biasanya berwarna hijau berkilau dan berah berkilau serta memiliki bentuk yang kekar/tidak loyo. Untuk cabai jenis ini bagus untuk kita panen.