√ Unsur Intrinsik Cerpen Dan Ekstrinsik Lengkap Dengan Pengertiannya

Unsur Intrinsik Cerpen Lengkap Dengan Pembahasanya

Unsur Intrinsik Cerpen – Bicara cerpen pastinya kalian sudah tau bukan apa yang dimaksud dengan cerpen. Baiklah saya hanya sedikit mengulas bahwa cerpen adalah kepanjangan dari cerita pendek. Cerpen ini merupakan bagian dari pelajaran bahasa indonesia yang mengandung ciri-ciridan unsur-unsur yang terdapat didalamnya.

Pernah kah kamu membuat sebuah cerpen?. Pastinya kamu sudah membuatnya dong, tapi bagi yang belum membuatnya atau sedang mempelajari materi cerpen jangan panik. Karena pada kesempatan kali ini kita akan belajar bersama mengenai unsur cerpen dan ciri-cirinya.

Tetapi untuk contoh cerpennya tidak akan saya bahas disini melainkan akan saya bahas pada topik yang lain.

Pernakah kamu mendengar adanya lomba membuat cerpen?. Nah cerpen juga merupakan salah satu studi yang sering di adakan dalam lomba. Apalagi bagi kamu yang masih sekolah pastinya kamu sudah mengetahui lomba tersebut.

Pernahkah kamu berfikir bahwa pelajaran membuat cerpen ini merupakan pelajaran yang dari SD sudah diajarkan oleh guru dan kemudian di SMA juga mempelajarinya lagi.

Sebelum kita membahas unsur intrinsik cerpen saya akan menjelaskan tentang pengertian cerpen terlebih dahulu.

Agar kamu mengerti yuk simak dan baca dengan seksama sampai akhir tulisan agar kamu mengerti.

Sekilas Tentang Pengertian Cerpen

Pengertian Cerpen

pengertian cerpen
sumber : 9bsmpn1mlb.blogspot.com

Cerpen adala suatu karya sastra yang dibuat manusia yang menggambarkan kisah kehidupan makhluk hidup. Baik itu mengisahkan kehidupan manusia, hewan, maupun yang lainnya. Cerpen juga bisa disebut dengan karya sastra yang berbentuk fiksi dan prosa.

Unsur Intrinsik Cerpen

unsur intrinsik cerpen
sumber : kampoengilmu.com

Dalam sebuah cerpen memang memiliki dua unsur yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik yang membangun sebuah cerpen.

Unsur intrinsik adalah unsur yang berasal dari dalam cerpen sedangkan ekstrinsik adalah unsur yang berasal dari luar cerpen. Disalam unsur intrinsik sendiri terbentuk dari beberapa bagian yang terdiri dari tema, penokohan, alur, plot, sudut pandang serta pesan yang disampaikan dari isi cerpen tersebut.

Berikut penjelasan mengenai unsur intrinsik cerpen

Tema

Tema unsur intrinsik
sumber : pixabay, editor santrijawa

Tema merupakan sebuah gagasan umum yang merupakan bagian pertama yang harus dibuat sebelum penulisan sebuah cerpen. Tema bisa diartikan ide pokok dari terbentuknya sebuah cerpen. tanpa adanya tema maka tidak akan terbentuk yang namanya cerpen.

Dengan adanya tema yang dipilih kita akan mengetahui kemana arah cerpen yang kita buat dan tentang apa isi dari cerpen tersebut. Makanya tema merupakan unsur yang paling pertama dalam sebuah cerpen.

Diibaratkan seperti ketika kita di tunjuk untuk berbicara di depan kelas, namun kita belum ada persiapan dan tidak tahu harus membahas apa maka apa yang terjadi, anda hanya akan bingung untuk memulai dari mana dan akan mengulas tentang apa.

Begiu pula dengan cerpen, ketika anda mendapat tugas dari guru untuk membuat sebuah cerpen. tentunya anda akan memikirkan ide yang akan dijadikan sebagai acuan dalam membuat cerpen. misalnya saja dalam pikiran anda memikirkan tentang kisah ratu elisabet maka yang jadi tema pembahasanya yaitu ratu elisabet. Baru kemudian di ikuti dengan unsur-unsur yang lain.

Anda juga bisa menceritakan pengalaman pribadi contohnya pengalaman menaiki gunung ataupun yang lainnya.

Jadi pada kesimpulannya bahwa tema adalah salah satu unsur intrinsik yang merupakan pokok pembicaraan atau pokok bahasan dalam sebuah cerpen.

Penokohan

unsur intrinsik penokohan

Penokohan merupakan unsur intrinsik cerpen yang kedua. Kenapa yang kedua?, karena setelah kita menentukan sebuah tema pastinya tema tersebut mengandung tokoh yang terdapat dalam cerita yang akan dibuat.

Bayangkan saja jika suatu cerpen tidak ada tokoh yang berperan maka bukan di sebut cerpen melainkan buku pelajaran. Hehehe.

Dalam penokohan dibagi menjadi dua bagian yaitu karakter dan karakterisasi, loh apa bedanya?. Ya tentunya beda sekali.

Karakter adalah makhluk hidup yang ikut serta atau yang di ceritakan dalam cerpen sedangkan karakterisasi adalah sifat yang diperankan oleh si karakter tadi, bisa bersifat baik ataupun jahat.

Nah karakteristik juga dibagi menjadi 4 jenis sifat karakter, yaitu :

  • Protagonis => adalah karakter yang menjadi pelaku utama dalam cerpen dan mempunyai sifat yang baik.
  • Antargonis => adalah merupakan kebalikan dari karakter protagonis, antargonis yaitu karakter yang menjadi pelaku utama namun memiliki sifat jahat.
  • Tritagonis => adalah pelaku ketiga/ orang ketiga yang mmerupakan mediator antara antargonis dengan protagonis dan tritagonis memiliki sifat yang bijak pada umumnya.
  • Figuran => adalah merupakan tokoh pendukung yang berperan memberi suasana dan warna pada cerpen. intinya pemain pendukung yang bisa jadi memperkeruh suasana ataupun sebaliknya.

Dari ke empat karakteristik diatas biasanya disampaikan dengan dua cara oleh penulis, yaitu:

  • Dramatik adalah suatu penyampaian sifat karakter berdasarkan dari perilaku karakter itu sendiri.
  • Analitik adalah suatu penyampaian sifat tokoh yang langsung disamaikan oleh penulis.

Alur Dan Plot

unsur intrinsik Alur dan plot
sumber : slideplayer.info

Unsur intrinsik cerpen selanjurnya adalah alur dan plot. Yang dimana kedua unsur ini merupakan unsur yang salung terhubung satu sama lain. Tanpa adanya salah satu unsur maka cerpen yang diceritakan tidak akan enak dibaca.

Ketika membuat cerpen biasanya penulis harus memperhatikan beberapa tahap yang harus ada dalam sebuah cerita. Yaitu meliputi :

  • Tahap perkenalan
  • Tahap penanjakan
  • Tahap klimaks
  • Tahap antiklimaks

Nah ada beberapa alur yang digunakan penulis untuk menceritakan sebuah cerpen yaitu:

  1. Menggunakan alur maju

Yaitu penulis menceritakan cerpen berdasarkan urutan kisah atau bisa dibilang menceritakan kisah secara runtut dan urut sesuai dengan ke empat tahap di atas.

Agar mudah di pahami gambaranya adalah seperti ini.

Pertama pengenalan tokoh => kemudian baru muncul permasalahan => dan kemudian permasalahan itu semakin memuncak => setelah itu penyelesaian dari konflik tersebut.

  1. Menggunakan alur mundur

Pengarang cerpen yang menggunakan alur ini biasanya menjelaskan terlebih dahulu konflik dalam cerpen tersebut. Dan kemudian baru di ceritakan kenapa sebab terjadinya suatu konflik tersebut.

Latar

Latar atau tempat adalah suatu unsur intrinsik yang bisa jadi berbentuk tempat, waktu maupun suasana dan sosial dalam peristiwa yang ada didalam cerpen.

  • Latar tempat

Adalah suatu latar yang menjadi atau menunjukan peristiwa yang terjadi dalam sebuah cerpen dan biasanya langsung disebutkan nama tempatnya. Misalnya pangeran kodok hilang di telaga hutan, nah pada contoh tersebut yang menjadi latar tempat adalah telaga huta.

  • Latar waktu

Adalah latar yang menunjukan waktu terjadinya sebuah konflik. Biasanya berisi dengan keadaan alam, misalnya siang hari, pagi hari, dan malam hari. Sebagai contoh, kambing itu dicuri pada malam hari. Nah yang jadi latar waktunya adalah malam hari.

  • Latar suasana

Adalah latar yang menggambarkan suasana ketika terjadinya konflik dalam suatu cerpen. misalnya suasanan sedih, senang, seram, takut dan lain sebagainya. Misalnya, keluarga menangis ketika mendengar anaknya kecelakaan. Nah latar dari cerita tersebut adalah kesedihan yang dialami.

  • Latar sosial

Adalah latar yang berisi perilaku yang ada pada pada lingkungan. seperti agama, status sosial dan yang lainnya.

Sudut Pandang

unsur intrinsik Sudut Pandang
sumber : ceritaihsan.com

Sudut pandang adalah cara penulis memandang tokoh dengan memposisikan tokoh pada posisi tertentuu dalam sebuah cerpen. untuk lebih gampangnya seperti ini sudut pandang adalah cara penulis yang digunakan untuk mengemukakan ide dan cerita karakter dalam sebuah cerpen.

Sudut pandang dibagi menjadi tiga macam yaitu:

  • Sudut pandang orang pertama

Yaitu metode yang digunakan penulis untuk menyampaikan cerpen yang seolah penulis tersebut menceritakan dirinya atau bisa dibilang terlibat dalam cerita tersebut. Sudut pandang ini biasanya menggunakan nama karakter Aku atau Kami. Dan sudut pandang orang pertama ini merupakan tokoh utama yang diceritakan dalam sebuah cerpen.

Sudut pandang orang pertama dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  1. Sudut pandang orang pertama jamak => Yaitu tokoh ‘’kami” atau ‘’kita’’ yang ada dalam sebuah cerita.
  2. Sudut pandang orang pertama tunggal => yaitu tokoh “aku” / “saya” yang ada dalam cerita.

 

  • Sudut pandang orang ketiga

Adalah suatu cara penulis menyampaikan cerita yang mana penulis tidak terlibat dalam cerita. Artinya penulis hanya menjadi pencerita saja.

Sudut pandang orang ketiga juga dibagi menjadi 2 bagian yaitu :

  1. Sudut pandang tunggal => ialah penulis tidak terlibat dalam cerita tersebut dengan mengganti tokoh lain yang memiliki sifat serbatahu ataupun objektif.
  2. Sudut pandang jamak => adalah penyampaian penulis berdasarkan sudut pandang kolektif. Penulis menggunakan kata ‘mereka’ dalam menyampaikan sebuah cerpen.

 

  • Sudut pandang campuran

Adalah sebuah cara penulis menyampaikan cerita dengan menggunakan kata “Aku”, “Dia” dan “kami”.

Gaya bahasa

Gaya bahasa adalah bahasa yang digunakan penulis dalam penyampaian sebuah cerpen.

Amanat

Pengertian amanat
sumber : slideplayer.info

Amanat adalah isi yang terkandung dalam sebuah cerita bisa bersifat pesan, anjuran dan lain lain. Biasanya penulis menyampaikan pesan moral yang terkandung dalam cerita tersebut kepada pembaca dan merupakan pesan yang tersirat dalam sebuah cerpen.

Artinya sang pembaca akan memahami dan mengambil pelajaran dari cerita yang ada pada cerpen tersebut.

Contoh Unsur Intrinsik Cerpen

Setelah mempelajari unsur-unsur intrinsik kini saatnya kita berlatih untuk membuat contoh unsur intrinsik tersebut. Berikut tabel mengenai ini dari sebuah cerpen yang di baca :

Tema                                     : Perjuangan seorang ibu

Sudut pandang                  : Orang pertama

Amanat                                : Hormatlah Kepada orang tua, teruslah berakhlak baik

Alur                                        : Maju

Latar                                      : Gubuk tua

Penokohan                         : ibu = seseorang yang sabar

 

Unsur Ektrinsik Cerpen

Unsur unsur Ekstrinsik Cerpen
sumber : slideplayer.info

Unsur yang kedua adalah unsur ekstrinsik, unsur uni merupakan unsur yang ada di luar cerpen. unsur ini juga terdiri dari beberapa unsur yang saling berhubungan satu sama lain.

Unsur tersebut adalah :

  • Latar Belakang Masyarakat => Adalah suatu keadaan masyarakat yang diambill penulis sebagai ide pembuatan cerpennya.
  • Latar Belakang Penulis => yaitu latar belakang penulis cerpen itu sendiri. Yang terdiri dari :
    • Riwayat hidup penulis, yaitu berisi pengalaman penulis itu sendiri.
    • Kondisi psikologis, yaitu suasana hati penulis dalam membuat cerpen tersebut. Terkadang penulis juga tidak semangat untuk menulis cerpen.
    • Aliran sastra penulis, yaitu sastra yang sudah di pegang penulis tersebut, keahliannya di bidang sastra apa.
  • Nilai yang ada di dalam cerpen => yaitu suatu nilai yang terkandung dalam cerita tersebut dan biasanya bisa di praktekan setelah membacanya.

Nah itulah ketiga unsur ekstrinsik sebuah cerpen.

Penutup

Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat buat kalian semua. Jangan lupa baca artikel yang lainnya ya, dan jangan lupa komentarnya beserta kritik dan sarannya ya.

Komentar

%d blogger menyukai ini: